Out Of Synchronism Of Synchronous Generator

Mau cerita pengalaman tentang lepas sinkron dari suatu generator sinkron pada sistem tenaga listrik..

motor-motor sinkron yang bekerja sebagai pembangkit daya pada sistem tenaga listrik meskipun terdistribusi di tempat2x yang terpisah, mereka tetap terhubungkan satu dan lainnya pada frekuensi 50 Hz..seolah-olah pada shaft rotor mereka terhubung satu dan lainnya melalui sebuah shaft besar yang lentur sehingga putarannya meskipun sinkron akan tetapi seperti telat beberapa radian..

kondisi lepas sinkron adalah kondisi ketika putaran sebuah generator tidak sinkron dengan frekuensi sistem tersebut..hal ini dapat disebabkan oleh internal generator ataupun eksternal yaitu karena terjadinya sesuatu di sistem.. penyebab internal dapat diakrenakan hilangnya eksitasi pada generator tersebut..sedangkan jika disebabkan oleh sistem dapat dikarenakan adanya perubahan beban secara tiba-tiba ataupun karena sistem kehilangan sebuah atau lebih generator lain dengan kapasitas yang besar..

akibat pengurangan beban yang disebabkan oleh load sheding ataupun karena putusnya kabel tenaga adalah perputaran dari generator yang lebih cepat (overspeed)..jika hal ini dibiarkan dalam waktu yang lama, maka akan menyebabkan kerusakan shaft rotor generator ataupun sudu2x pada turbin sebagai primemover..perubahan yang lain adalah sistem kehilangan pembangkit berdaya besar sehingga generator2x sisanya memikul beban berlebih..

jika terjadi perubahan2x pada sistem tersebut, maka generator harus mampu menampung sistem untuk beberapa waktu tertentu..oleh karena itulah shaft generator harus kuat menahan tekanan mekanis yang timbul akibat lepas sinkron tersebut..keadaan yang terjadi lainnya adalah terjadi swing ketika generator mencari sinkronasi..meskipun keadaan swing ini tidak dapat dibiarkan terjadi dalam waktu yang lama, akan tetapi generator tersebut harus dapat menahan keadaan tersebut dalam beberapa waktu yang dipergunakan oleh sistem untuk bermanuver berupa tindakan load rejecting ataupun penambahan daya output generator lain..pembatasan waktu tersebut dapat dilakukan oleh rele-rele proteksi untuk melindungi generator dari kerusakan lebih parah..

masalahnya saat ini adalah ketika sistem sedang terjadi pembebanan berlebih yang dikarenakan satu dan lain hal, maka generator tersebut harus kuat untuk menopang beban pada sistem..jika generator tersebut lemah dan tidak kuat untuk dijadikan sandaran sistem karena beban yang terjadi pada dirinya, maka dia akan terlepas dari sistem dan akan terjadi collapse dan menjadikan sistem blackout..ini adalah keadaan terburuk yang terjadi jika generator2x lepas dari sistem..

Meskipun generator sinkron ini dijadikan kuat untuk menahan beban sistem, akan tetapi hal itu tidak dapat dilakukan dalam waktu yang lama. Perubahan2xan harus dilakukan dalam diri sistem tersebut..karena meskipun memiliki generator dengan kualitas yang bagus dan selalu diusahakan untuk dapat menahan beban sistem, bagaimanapun juga tidak dapat selamanya menjadi penahan beban sistem..jika batas kemampuan generator bekerja pada keadaan abnormal telah tercapai, maka dia akan lepas sendiri dari sistem..hal ini dapat dikarenakan tidak adanya keinginan dalam melakukan manuver disistem tersebut..manuver ini ada banyak cara..seperti yang telah disebutkan diatas adalah dilakukannya load sheding ataupun penambahan kapasitas output dari generator lain..usaha perbaikan pada kedua komponen ini harus dapat berjalan bersama dan tidak dapat dilakukan dari satu sisi generator saja ataupun sistem saja..generator sinkron harus dapat menahan dalam selang waktu tertentu yang dipergunakan sistem untuk bermanuver..akan tetapi jika dalam selang waktu tersebut sistem tidak bermanuver sama skali, tidak ada hasil lain yang dapat diperkirakan selain lepasnya generator dari sistem dan terjadinya blackout..

Leave a Reply